Senin, 11 November 2013

ANALISIS ETIKA BISNIS TERHADAP KASUS KECURANGAN PERUSAHAAN

Contoh kasus kecurangan perusahaan dan analisis dari sudut pandang etika bisnis Kasus : Warga yang mengeluhkan bau limbah yang sangat menyengat.
  Warga yang terdapat di dusun Jati Gedong, Ploso, dan Pager Tanjung di Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur mendatangi pabrik bumbu masakan milik Korea, PT. Cheil Jedang Indonesia.
Mereka mengeluhkan bau limbah yang menyengat hidung dan mengganggu warga Desa Jati Gedong setempat.
Kompensasi yang diberikan adalah sebesar Rp12 juta dalam waktu satu tahun untuk tiga desa itu dirasakan terlalu kecil oleh warga. Mengingat baunya yang terus mengganggu, warga meminta pihak perusahaan untuk menambah kompensasi yang lebih besar lagi bagi warga setempat. Selain menambah kompensasi yang diberikan, warga juga meminta pabrik untuk memperbaiki penyaringan limbah, serta mendesak agar proses perekrutan tenaga mengutamakan warga sekitar sebanyak 60 persen.
Masalah ini pernah diselesaikan melalui jalan musyawarah di kantor kelurahan Jati Gedong pada April lalu. Namun hingga kini hasil rapat belum diwujudkan oleh manajemen pabrik. Akibatnya, puluhan warga yang gerah pun mendatangi pabrik dengan membawa berbagai macam spanduk. Diangkut mobil pick up kecil mereka berorasi dengan berteriak-teriak di depan pabrik yang berdiri sejak tahun 1996 lalu itu. Demo baru berakhir setelah adanya perwakilan manajemen menemui mereka. Massa kemudian pulang dengan pengawalan polisi.
Manager General Affair perusahaan itu Mulyono menyatakan bahwa, semua tuntutan warga sudah dipenuhi oleh perusahaan. Penanganan limbah misalnya. Setiap sebulan sekali Badan Lingkungan Hidup (BLH) datang untuk mengontrol limbah hasil fermentasi yang dibuang melalui kali sekitar.
Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) juga dibuat modern dan berstandar Internasional (ISO). Sehingga kondisi air limbah masih sesuai ambang batas. Namun, dia mengakui limbah masih menimbulkan bau. Tapi bau itu sifatnya tidak permanen.”Ya wajar, namanya pabrik fermentasi. Kadang bau limbah muncul, kadang tidak, ditiup angin langsung hilang.
Meski demikian, menurut Mulyono, limbah kini tidak lagi berbahaya. Kondisi itu jelas berbeda dengan saat pertama kali pabrik berdiri pada periode 1996 hingga 1999. Saat itu kondisi limbah masih buruk. Warga pun demo. Hingga akhirnya pabrik mengucurkan kompensasi dana untuk tiga desa.
Akhir tahun ini, pabrik juga setuju menambah dana. Rencananya, mulai akhir tahun ini kompensasi ditambah menjadi Rp14 juta. Masalahnya, dana belum bisa cair karena surat kesepakatan dengan warga belum ditembuskan ke pabrik. “Kami sudah penuhi semua tuntutan. Kami justru curiga ada muatan lain dalam demo tadi.
Adapun untuk perekrutan pegawai, Mulyono mengaku manajemen perusahaan sudah memperhatikan itu. Dari total pegawai tetap, 40 persen diambil dari warga sekitar. Sementara pegawai outsourcing juga demikian. “Urusan perekrutan pegawai pabrik harus realistis. Masak butuh tenaga operasional komputer, yang ada tenaga operasional traktor. Itu kan masalah.
 
Analisis kasus
Dari kasus diatas perusahaan PT cheil jedang belum dapat mengatasi dampak dari limbahnya sehingga warga dari dusun jati gedong, ploso, dan pager masih merasakan dampak dari bau limbah yang sangat menyengat.
sebaiknya perusahaan dapat memenuhi tuntutan dari warga yaitu menambah kompensasi atas dampak limbah dapat berupa Relokasi, Pemulihan Lingkungan, Biaya kesehatan atau pengobatan, maupun kompensasi dalam bentuk lain dan memperbaiki penyaringan limbah yaitu memisahkan sampah yang mengandung bahan berbahaya, beracun, sampah organik, dan sampah anorganik, memberikan tempat untuk pembuangan limbah, Menerapkan konsep recycle dan teknologi ramah lingkungan, Pemrosesan akhir sampah dalam bentuk pengembalian sampah dan residu hasil pengolahan sebelumnya ke media lingkungan secara aman sehingga limbah yang dihasilkan dapat tersaring dan tidak mengganggu warga sekitar. Serta pemenuhan untuk perekrutan tenaga kerja harus mengutamakan warga sekitar karena peranan masyarakat dibutuhkan mengingat ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam aktivitas perusahaan yang meliputi pengembangan ekonomi, kelestarian lingkungan serta pembangunan daerah sehingga tidak lagi masalah yang timbul dan mengganggu warga sekitar pabrik.

Sumber : http://gwadamakbar.wordpress.com/2011/11/15/contoh-kasus-kecurangan-perusahaan-dan-analisis-dari-sudut-pandang-etika-bisnis/
                        http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa_lainnya/2010/12/09/brk,20101209-297751,id.html

Minggu, 10 November 2013

Pengertian Korupsi Beserta Contohnya

Pengertian Korupsi adalah Korupsi berasal dari bahasa Latin coruptio dan corruptus yang berarti kerusakan atau kebobrokan. Dalam bahasa Yunani corruptio perbuatan yang tidak baik, buruk, curang, dapat disuap,tidak bermoral, menyimpang dari kesucian, melanggar norma-norma agama, materil, mental, dan umum.
Korupsi dalam arti hukum, adalah tingkah laku yang menguntungkan diri sendiri dengan merugikan orang lain, yang dilakukan oleh penjabat pemerintah yang langsung melanggar batas-batas hukum.
 Korupsi berdasarkan pemahaman pasal 2 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang diubah menjadi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. Korupsi merupaka tindakan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri/orang lain (perseorangan atau sebuah korporasi) , yang secara langusng maupun tidak langsung merugikan keuangan atau prekonomian negara, yang dari segi materiil perbuatan itu dipandang sebagai perbuatan yang bertentangan dengan nilai-nilai keadilan masyarakat.
Korupsi= Pencurian + Penggelapan
Untuk pengertian korupsi pada point yang terkahir, Komisi Pemberantasan Korupsi dalam buku Mengenali Dan Memberantas Korupsi memberikan suatu kiat untuk memahami korupsi secara mudah; yaitu dengan memahami terlebih dahulu pengertian pencurian dan penggelapan

1) Pencurian berdasarkan pemahaman pasal 362 KUHP, merupakan suatu perbuatan melawan hukum mengambil sebagian atau seluruh milik orang lain dengan tujuan untuk memiliki atau menguasainya. Barang/hak yang berhasil dimiliki bisa diartikan sebagai keuntungan bagi pelaku
2) Penggelapan berdasarkan pemahaman pasal 372 KUHP, merupakan pencurian barang/hak yang dipercayakan atau berada dalam kekuasaan pelaku.
Contoh kasus korupsi yang terjadi di Indonesia salah satunya adalah M. Hatta Anshori yang ditangkap karena melakukan korupsi dengan rekannya sesama profesor, yakni Zarkasih Anwar.

Berdasarkan putusan MA Nomor: 524 K/Pid.Sus/2011, tanggal 15 juli 2011 menyatakan bahwa terpidana Hatta Anshori telah melakukan penyelewengan dana Penerimaan Bukan Pajak (PNBP) program pendidikan doktor spesialis di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) pada periode 2006-2008 yang menyebabkan kerugian negara Rp 2.547.160.850,00.

"Seharusnya dana tersebut disetorkan ke kas negara. Namun dana tersebut ternyata disimpan dalam rekening lain dan dinilai telah merugikan negara senilai Rp 2,5 miliar," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Untung Setia Arimuladi, Sabtu (10/11).

Putusan MA tersebut menguatkan putusan PN Palembang, pada 6 September 2010 nomor 72/pid.B/2010/PN.PLG yang dimintakan banding. Sedangkan untuk terpidana Zarkasih Anwar telah dieksekusi pada 10 Januari 2013 lalu.



Anshori dihukum pidana penjara selama dua tahun, denda 100 juta subsider 3 bulan dan terbukti secara sah melanggar pasal 3 junto pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pasal 55 1 ke-1 junto pasal 64 ayat 1 KUHP.
 Analisis:
Menurut saya, setidaknya ada beberapa poin penting dalam penyelesaian kasus M.Hatta Anshori. Pertama, KPK harus berfokus untuk mengusut korupsi tanpa terpengaruh dengan sejumlah pihak yang terafiliasi oleh pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus ini. Selama ini penuntut umum tidak mendalami keterkaitan kasus korupsi dengan tindak pidana khusus lain seperti tindak pidana pencucian uang (TPPU). Padahal kasus korupsi politik sangat mungkin berlekatan dengan TPPU, yakni digunakan sebagai jalan 'memutar uang' yang akhirnya bertujuan untuk 'menghidupi' mesin politik parpol. Akhirnya, kasus korupsi politik semacam ini terus-menerus berulang bahkan diprediksi akan semakin massif dilakukan di tahun 2013. Oleh karena itulah, harapan besar diletakkan ke penegak hukum yang sudah seharusnya sudah memiliki kemampuan untuk mengusut berbagai korupsi politik.

Sumber : http://www.iba.web.id/2013/04/pengertian-korupsi-berdasarkan-undang.html
               http://www.merdeka.com/peristiwa/kejagung-tangkap-koruptor-dana-pendidikan-di-unsri.html
              

PENGERTIAN,MANFAAT DAN PERUSAHAAN YANG MENGGUNAKAN CSR ( Corporate Social Responsibility )

Corporate Social Responsibility atau yang kita kenal dengan singkatan CSR adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh perusahaan sebagai bentuk rasa tanggung jawab perusahaan tersebut terhadap lingkungan sekitar dimana perusahaan itu di dirikan. Contoh bentuk dari rasa tanggung jawab itu ada berbagai makan, mulai dari kegiatan yang dapat mensejahterakan masyarakat dan perbaikan lingkungan, sumbangan untuk fasilitas masyarakat yang bersifat sosial dan berguna untuk masyarakat banyak, khususnya masyarakat yang berada di sekitar perusahaan tersebut. Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan sebuah fenomena dan strategi yang digunakan perusahaan untuk mengakomodasi kebutuhan dan kepentingan stakeholder-nya. CSR dimulai sejak era dimana kesadaran akan sustainability perusahaan jangka panjang adalah lebih penting daripada sekedar profitability perusahaan.
Manfaat dari Corporate Social Responsibility adalah :
A . Bagi masyarakat sekitar perusahaan
1 . Meningkatnya pemeliharaan fasilitas umum.
2 . Adanya pembangunan fasilitas masyarakat yang bersifat sosial dan berguna bagi masyarakat banyak khususnya masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar perusahaan itu sendiri.
3 . Meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar perusahaan dan kelestarian lingkungan sekitar.
B . Bagi perusahaan itu sendiri 
1 . Memperkuat "Brand" perusahaan
2 . Mengembangkan kerja sama dengan para pemangku kepentingan
3 . Meningkatkan citra merk perusahaan
4 . Membedakan perusahaan dengan pesaingnya
5 . Meningkatkan harga saham
6 . Membuka akses untuk investasi dan pembiayaan bagi perusahaan
7 . Menghasilkan inovasi dan pembelajaran untuk meningkatkan pengaruh perusahaan
Sedangkan perusahaan yang menerapkan Corporate Sosial Responsibility adalah PT Aqua Golden Mississipi atau yang lebih dikenal dengan PT Danone Aqua Tbk

Analisis:
Menurut saya keputusan manajemen perusahaan untuk melaksanakan program-program CSR secara berkelanjutan, pada dasarnya merupakan keputusan yang rasional. Sebab implementasi program-program CSR akan menimbulkan efek lingkaran emas yang akan dinikmati oleh perusahaan dan seluruh stakeholder-nya. Bila CSR benar-benar dijalankan secara efektif maka dapat memperkuat atau meningkatkan akumulasi modal sosial dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tanggung jawab perusahaan terhadap kepentingan publik dapat diwujudkan melalui pelaksanaan program-program CSR yang berkelanjutan dan menyentuh langsung aspek-aspek kehidupan masyarakat


 Sumber : http://www.usaha-kecil.com/pengertian_csr.html
                  http://beritaid.blogspot.com/2011/05/manfaat-csr-bagi-perusahaan.html
                  http://tiussuit.wordpress.com/2013/02/22/perusahaan-yang-menerapkan-csr/

Senin, 21 Oktober 2013

PENGARUH ALFAMART TERHADAP WARUNG KECIL

Anda tentunya sudah tahu tentang alfamart, bahkan mungkin setiap hari anda pun belanja di alfamart, karena seperti yang kita ketahui, hingga sampai saat ini alfamart mempunyai kurang lebih 3500 gerai yang terletak diberbagai kota besar Indonesia bahkan sampai ke kampung-kampung. Awal mula berdirinya alfamart adalah sebagai perusahaan dagang aneka produk oleh Djoko Susanto sekeluarga. Awal mula nama alfamart sendiri adalah alfa minimarket dan pertama beroperasi di karawaci, tangerang, banten. Perkembangan alfamart dibilang sangat cepat, meskipun banyak saingan utama seperti alfamidi, alfa express, indomart dan Omi. Berikut perkembangan dan sejarah awal mula alfamart dari tahun ke tahun :
Sejarah Perusahaan
Tahun 1989: Berdiri sebagai perusahaan dagang aneka produk oleh Djoko Susanto dan keluarga yang kemudian mayoritas kepemilikannya dijual kepada PT. HM Sampoerna pada Desember 1989.
Tahun 1994: Struktur kepemilikan berubah menjadi 70% PT HM Sampoerna Tbk dan 30% PT Sigmantara Alfindo (keluarga Djoko Susanto).
Tahun 1999 : Alfa Minimart pertama mulai beroperasi di Jl. Beringin Jaya, Karawaci, Tangerang, Banten.
Tahun 2003: Alfa Minimart’ menjadi ‘Alfamart’.
Tahun 2005 : Jumlah gerai Alfamart bertumbuh pesat menjadi 1.293 gerai hanya dalam enam tahun. Semua toko berada di pulau Jawa.
Tahun 2006 : PT HM Sampoerna Tbk menjual sahamnya, sehingga struktur kepemilikan menjadi PT Sigmantara Alfindo (60%) dan PT Cakrawala Mulia Prima (40%). Mendapat Sertifikat ISO 9001:2000 untuk Sistem Manajemen Mutu”.
Tahun 2007 : Alfamart sebagai Jaringan Minimarket Pertama di Indonesia yang memperoleh Sertifikat ISO 9001:2000 untuk Sistem Manajemen Mutu. Jumlah gerai mencapai 2000 toko. Memasuki Pasar Lampung.
Tahun 2009 : Menjadi perusahaan publik pada tanggal 15 Januari 2009 di Bursa Efek Indonesia. Jumlah gerai mencapai 3000 toko. Memasuki Pasar Bali.
Januari 2010 : Jumlah gerai lebih dari 3500

Analisis:
Dampak yang ditimbulkan akibat adanya alfamart yang berdekatan dengan usaha warung kecil adalah penurunan penjualan terhadap warung kecil tersebut, sedangkan dampak yang ditimbulkan di lingkungan masyarakat itu sendiri ada dampak positif dan negatif.
Dampak positifnya adalah masyarakat sekitar dapat berbelanja dengan nyaman karena mendapatkan fasilitas yg baik dari pihak alfamart itu sendiri, sedangkan dampak negatinya adalah kerusakan lingkungan akibat pembuatan bangunan dari alfamart itu sendiri.

Sumber :  http://awalmula.com/perkembangan-dan-sejarah-awal-mula-alfamart.html


Senin, 07 Oktober 2013

Budaya Kampung Naga Tasik Malaya

Unsur - unsur Budaya

A. Bahasa

Bahasa yang digunakan di desa kampung naga adalah bahasa asli daerah itu sendiri yaitu bahasa sunda, sebagian besar masyarakat kampung naga adalah bilingual. Bahasa Indonesia adalah bahasa kedua dan bahasa Indonesia utama bagi masyarakat kampung naga yang dipengaruhi oleh kebutuhan industri pariwisata.
 
  
B. Tekhnologi

Desa Kampung Naga yang terletak di Tasikmalaya, di mata wisatawan identik dengan desa tradisional yang jauh dari kemajuan zaman. Tapi itu dulu, sekarang teknologi perlahan masuk dan ABG di desa Kampung Naga sudah menenteng ponsel dan MP3. 
Sumber : http://travel.detik.com/read/2013/04/15/174604/2220868/1383/siapa-sangka-di-kampung-naga-sudah-ada-handphone

  
C. Mata Pencaharian

Pada umumnya mayoritas masyarakat Kampung naga bermata pencaharian dengan bercocok tanam, pada dataran yang curah hujannya yang cukup baik, peternakan terutama sapi, domba, dan kambing, perikanan dengan membuat empang atau tambak2 kecil. Sebagai usaha penting dalam masyarakat pedesaan di Kampung naga, kegiatan kerajinan meliputi kerajinan pembuatan benda anyaman, patung, kain, ukir-ukiran, tas dari anyaman, pembuatan gelang dll. Usaha dalam bidang ini untuk memberikan lapangan pekerjaan pada penduduk. Karena banyak wisatawan yang mengunjungi Kampung naga maka penduduk setempat mendirikan toko kerajinan tangan.

D. Kesenian

Kesenian masyarakat kampung naga yaitu berupa seni rupa contohnya seni anyaman, seni pahat, seni lukis dengan menggunakan peralatan sederhana.

E. Adat Perkawinan

Upacara perkawinan bagi masyarakat Kampung Naga adalah upacara yang dilakukan setelah selesainya akad nikah. adapun tahap-tahap upacara tersebut adalah sebagai berikut: upacara sawer, nincak endog (menginjak telur), buka pintu, ngariung (berkumpul), ngampar (berhamparan), dan diakhiri dengan munjungan. Upacara sawer dilakukan selesai akad nikah, pasangan pengantin dibawa ketempat panyaweran, tepat di muka pintu. mereka dipayungi dan tukang sawer berdiri di hadapan kedua pengantin.

Panyawer mengucapkan ijab kabul, dilanjutkan dengan melantunkan syair sawer. ketika melantunkan syair sawer, penyawer menyelinginya dengan menaburkan beras, irisan kunir, dan uang logam ke arah pengantin. Anak-anak yang bergerombol di belakang pengantin saling berebut memungut uang sawer. isi syair sawer berupa nasihat kepada pasangan pengantin baru.

Usai upacara sawer dilanjutkan dengan upacara nincak endog. endog (telur) disimpan di atas golodog dan mempelai laki-laki menginjaknya. Kemudian mempelai perempuan mencuci kaki mempelai laki-laki dengan air kendi. Setelah itu mempelai perempuan masuk ke dalam rumah, sedangkan mempelai laki-laki berdiri di muka pintu untuk melaksanakan upacara buka pintu.

Dalam upacara buka pintu terjadi tanya jawab antara kedua mempelai yang diwakili oleh masing-masing pendampingnya dengan cara dilagukan. Sebagai pembuka mempelai laki-laki mengucapkan salam 'Assalammu'alaikum Wr. Wb.' yang kemudian dijawab oleh mempelai perempuan 'Wassalamu'alaikum Wr. Wb.' setelah tanya jawab selesai pintu pun dibuka dan selesailah upacara buka pintu.

Setelah upacara buka pintu dilaksanakan, dilanjutkan dengan upacara ngampar, dan munjungan. Ketiga upacara terakhir ini hanya ada di masyarakat Kampung Naga. Upacara riungan adalah upacara yang hanya dihadiri oleh orang tua kedua mempelai, kerabat dekat, sesepuh, dan kuncen. Adapun kedua mempelai duduk berhadapan, setelah semua peserta hadir, kasur yang akan dipakai pengantin diletakan di depan kuncen.

Kuncen mengucapkan kata-kata pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan doa sambil membakar kemenyan. Kasur kemudian di angkat oleh beberapa orang tepat diatas asap kemenyan. Usai acara tersebut dilanjutkan dengan acara munjungan. kedua mempelai bersujud sungkem kepada kedua orang tua mereka, sesepuh, kerabat dekat, dan kuncen.

Akhirnya selesailah rangkaian upacara perkawinan di atas. Sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada para undangan, tuan rumah membagikan makanan kepada mereka. Masing-masing mendapatkan boboko (bakul) yang berisi nasi dengan lauk pauknya dan rigen yang berisi opak, wajit, ranginang, dan pisang.

Beberapa hari setelah perkawinan, kedua mempelai wajib berkunjung kepada saudara-saudaranya, baik dari pihak laki-laki maupun dari pihak perempuan. Maksudnya untuk menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan mereka selama acara perkawinan yang telah lalu.

Biasanya sambil berkunjung kedua mempelai membawa nasi dengan lauk pauknya. Usai beramah tamah, ketika kedua mempelai berpamitan akan pulang, maka pihak keluarga yang dikunjungi memberikan hadiah seperti peralatan untuk keperluan rumah tangga mereka. 

Sumber :  http://bandungkabmozaik.com/berita-164-mengunjungi-kampung-naga-tasikmalaya.html

F. Rumah Adat 

 Rumah Adat Kampung naga adalah Rumah Panggung, Ornamen bangunan di Kampung Naga sangat langka kita temukan pada masyarakat sunda dewasa ini. Rumah itu berbentuk panggung dan posisinya seragam antara rumah satu dengan yang lain. Bahan baku utamanya berupa kayu, bambu serta atap injuk dari pohon aren yang diambil langsung dari hutan sekitar Kampung Naga. Dan secara keseluruhan, berjumlah 111 bangunan, yang terdiri dari 109 rumah hunian sebuah mesjid dan sebuah aula pertemuan yang kesemuanya menghadap arah Timur.

Menurut Punduh Kampung Naga, Abah Maun, alasan mendirikan rumah panggung adalah untuk menghindari kecemburuan sosial masyarakat. Lagi pula jika mendirikan rumah permanen akan mengeluarkan biaya yang cukup besar. “Untuk jumlahnya masyarakat Kampung Naga tidak akan yang sudah ada, karena keterbatasan lahan serta telah menjadi hukum adat,” katanya.

Sedang alasan mengapa semua bangunan menghadap arah timur, Abah Maun menjelaskan bahwa selain menyesuaikan dengan keadaan lahan dan menjaga kebersihan, juga agar sinar matahari bisa langsung sampai ke dalam rumah-rumah tanpa terhalangi oleh bangunan lain. Untuk membuat sebuah rumah atau memperbaikinya, hampir semua masyarakat ikut bergotong royong dalam pengerjaannya, sehingga pada proses pengerjaanya tidak menggunakan kuli bangunan.

Sebelum memasuki Kampung Naga, pengunjung sangat dianjurkan untuk meminta ijin terlebih dahulu pada sesepuh kampung. Selain meminta persetujuannya, diharap masyarakat kampung naga tidak merasa terganggu oleh kedatangan pengunjung. Seorang pemandu wisata Kampung Naga juga mengingatkan bagi pengunjung yang ingin memotret agar meminta ijin dulu, sebab hal itu tidak dilakukan, foto-fotonya tidak akan jadi atau terbakar.

Di sebelah utara Kampung Naga, berderet kolam-kolam ikan yang sengaja dibuat warga. Memang telah menggunakan tembok untuk pinggirnya, namun hampir disetiap kolam memiliki jamban (pacilingan) yang masih terbuat dari anyamam bambu. Jamban tersebut dipergunakan warga sebagai tempat MCK. Meski sederhana namun masyarakat naga telah memandang kesehatan sebagi suatu kebutuhan utama.

Hasil sensus penduduk tahun 2004 masyarakat Kampung Naga kurang lebih 326 jiwa, yang terdiri dari 106 kepala keluarga. Mayoritas dari mereka bermata pencaharian petani, disamping ada yang berdagang dan merantau ke luar kampung.

Kampung Naga, menurut kepercayaan masyarakatnya, adalah keturunan kerajaan Galunggung masa Islam. Mereka keturunan Sembah Dalem Singaparana, anak Prabu Rajadipuntang, Raja Galunggung VII. Prabu Rajadipuntang adalah Raja Galunggung terakhir yang menyingkir ke arah daerah Linggawangi. Menurut catatan sejarah, Kerajaan Galunggung runtuh di tangan Prabu Rajadipuntang pada 1520-an karena diserang oleh Kerajaan Pajajaran di bawah Prabu Surawisesa (1535-1543).

Saat itu ada perebutan kuasa antara kerajaan Islam dan asli. Kerajaan Galunggung telah menjadi pemeluk agama Islam dan berarti tidak lagi menjadikan Pajajaran sebagai pusat. Menghadapi serangan itu, Prabu Rajadipuntang menyelamatkan harta pusaka dan menyerahkannya pada anak bungsunya yang bernama Singaparana. Untuk melaksanakan tugas itu Singaparana dibekali ilmu kadigdayaan yang membuat dirinya bisa nyumput buni dina caang (bersembunyi di keramaian). 

Sumber : http://bandungkabmozaik.com/berita-164-mengunjungi-kampung-naga-tasikmalaya.html

 

Selasa, 11 Juni 2013

Cerpen (tugas soft skill Bahasa indonesia)


Alangkah Indahnya Pelangi itu…

 

          Aku menapaki jalan dipinggir pantai bersama laptopku ini dan berhenti di kursi panjang dan duduk dengan santainya sambil memberi makan kawanan burung.

          Ku mulai membuka komputer kecilku itu dan menuliskan kisah-kisah inspirasi yang kudapat selama hidupku sambil menikmati udara pantai yang penuh kedamaian ini.

          Hari ketika aku menulis cerita ini terasa sejuk, mungkin karena tadi hujan turun sehingga pasir terasa begitu lembab. Kulihat dari kejauhan warna-warna indah ciptaan Yang Maha Kuasa itu terlihat. Ya, pelangi itu menghiasi pandanganku.

          Pelangi itu mengingatkan ku dengan Citra, dia adalah adik kelas ku waktu di SMP, sekarang kami bertemu dan satu sekolah lagi.

          Kami memang dekat hingga sekarang, namun percaya atau tidak, dulu Citra tidak dapat mengenali wajahku sama sekali karena ia buta. Namun kini, ia mampu mengenali dan melihat wajahku. Inilah cerita ketika ia telah mampu melihat indahnya pelangi.

          Citra memang buta dari kecil karena kecelakaan. Namun, ia adalah anak berprestasi. Piala yang terpajang di sekolah tidak sedikit yang berasal dari indahnya permainan pianonya. Ya, ia memang berbakat bermain musik terutama piano. Saat SMP teman paling dekat dengannya adalah Hasna. Hasna teman sebangkunya, sering membantu Citra ketika ia tidakmampu melakukan sesuatu.Timbal baliknya, Hasna sering diajari pelajaran yang sulit oleh Citra. Maka dari itu, mereka sudah menjadi sahabat sangat lama, bahkan, kedua keluarga mereka sudah saling mengenal.

          Namun sayang, Hasna mengidap penyakit Tumor otak dan sering sekali penyakitnya itu membuat Hasna sering membayangkan bila nanti ia bertemu Ibunya yang telah pergi lebih dulu.

          Citra lah yang menjadi pelabuhan cerita dari Hasna. Namun, Citra selalu memberikan semangat, bahwa hidup Hasna akan baik-baik saja.

          Suatu hari, Hasna mendatangi Citra.

          “Cit, tolong bantu gue di Ujian nanti yaa.. gue gak yakin dengan kemampuan gue…  materi semester ini lebih susah…” Hasna mendatangi Citra.

          “hmm.. iya na, mudah-mudahan kita naik kelas, nilainya bagus ya?..”Citra menjawab.

          “iyaa amin… makasih ya..”

Kedua sahabat itu pun berpelukan.

Mulai dari itu, Citra selalu membantu Hasna dalam mempelajari pelajaran yang akan diujikan.

Hingga akhirnya nilai ujian pun diumumkan. Hasna dan Citra menempati peringkat 1 dan 3. Mereka berdua senang dan merayakannya dengan bermain ke danau dibelakang sekolah.

Mereka duduk di bawah pohon cemara.

“cit, makasih ya lu udah bantuin gue…”Hasna membuka pembicaraan.

“hehe… sama-sama Hasna” Citra membalas.

“cit, gue boleh nanya satu hal gak?.. apa sih yang sebenernya hal paling lu inginkan?” Hasna bertanya.

“hah? Ko tumben lo nanya begitu?...” Citra heran.

“engga ada apa-apa kok, gue Cuma iseng aja… jawab dong! hehe..” Hasna setengah tertawa.

“iyaa… gue Cuma ingin bisa melihat pelangi yang sering orang bilang indah. Guejuga pengen ngelihat orang-orang yang ada di sekitar gue. Terutama, gue pengen ngelihat lu has,sahabat gue yang selalu ada meskipun kondisi gue begini.” Citra penuh harap.

“gue yakin ko Citra, permintaan lu itu akan tercapai.” Hasna meyakinkan.

“kalo lu Hasna?” Citra balik bertanya.

“gue pengen ketemu ibu cit, gue pengen lagi diceritain dongeng-dongeng yang dulu sering ibu ceritain. Dan…Yang terpenting, gue pengen kasih hadiah buat temen gue yang satu ini hehehe..” Hasna merangkul Citra.

“hadiah apaan sih has?” Citra bertanya.

“nanti lu akan tau…, udah yuk pulang udah mendung nih..”

Dan mereka pun pulang.

Hari itu, Hasna dikabarkan tidak datang ke sekolah. Citra merasa heran, biasanya Hasna tidak pernah absen meski sakit sekalipun ia akan tetap masuk, namun hari ini ia tidak ada.

Sehari dua hari, Citra mencari informasi tentang Hasna, namun sepertinya teman-teman sekelasnya menutupi sesuatu tentang Hasna.

Citra pun diantarkan kerumah Hasnah dan dipertemukan dengan orang tua Hasna.

Ternyata, Hasna sedang ada di rumah sakit dan sedang menjalankan perawatan intensif karena tumor otaknya bertambah parah.

Kemudian, ayah Hasna membuka pembicaraan penting dengan Citra.

“Cit, Hasna berpesan kepada om untuk menyampaikan ini.” Ia memberikan surat tulisan tangan Hasna.

“surat apa om?” Citra bertanya.

“om bacakan ya…

Citra sahabat gue, mungkin ketika lu mendengar surat ini, gue lagi main dengan ibu gue di surge, atau mungkin gue hanya bermimpi seperti yang sering lu bilang. Tapi gue gak peduli lagi dengan diri gue ini, gue yakin sesuatu yang terbaik akan dating buat gue.

Sekarang, udah saatnya gue kasih hadiah yang gue janjikan ke lu. Gue mau lu terima ini.Gue ingin mat ague di donorkan ke lu, tolong jaga mata ini, dan ceritaiin betapa indahnya pelangi nanti ketika lu udah bisa lihat.

Hehe, sorry kalo gue gak izin kalo gue mau pergi. Sampaikan salam gue buat keluarga gue, buat keluarga lu terutama anak-anak kelas yaa.. bilang jangan kangen sama gue hehehe..” surat pun selesai dibaca.

Semua telah direncanakan-Nya, Sang Pencipta pun akhirnya memanggil Hasna.

Citra memang tidak dapat menangis, namun dalam hatinya ia menangis dan merindukannya sosok sahabat penerima segala kekurangannya.

Operasi pemindahan mata itupun berjalan lancer. Kini, Citra bisa kembali melihat.

Ia pun mendatangi makam Hasna.

“Hasna, maaf gue ganggu lu yang lagi main sama ibu lu di sana hehe, ini gue kasih bunga mawar putih yang lu suka.

Lu tau gak Hasna? Perjalanan gue kesini, gue ditemenin sama pelangi yang sering orang ceritain itu… Gue bersyukur gue bisa melihat dan pernah lagi bermimpi ngelihat pelangi… warnanya indah, seindah hati lu yang tulus buat ngasih hadiah ini buat gue…

Selamat bersenang-senang dengan ibu lu ya sobat… selamat mendengarkan dongeng indah itu, kelak nanti kita ketemu, akan gue kembalikan hadiah indah ini” Citra pun pulang.

Kini, kedua mata itu terus ia jaga hingga akhirnya ia lulus dengan predikat lulusan terbaik di SMPnya dan kini satu sekolah di SMA dengan ku lagi.

Ia tidak sombong dan tetap mengenaliku meski sekarang ia sudah dapat melihat dan ia tetap rendah hati dengan siapapun.

Satu pelajaran untukku sebagai manusia yang sempurna untuk menjaga apa yang telah diberikan oleh-Nya.

 

sumber : desy widyah putri